Beranda / Kesehatan / Benarkah Sering Mengucek Mata Bisa Menimbulkan Gangguan Penglihatan?

Benarkah Sering Mengucek Mata Bisa Menimbulkan Gangguan Penglihatan?

Mengucek mata adalah kebiasaan yang hampir semua orang pernah lakukan. Saat mata terasa gatal, lelah, atau kemasukan debu, refleks pertama yang muncul biasanya adalah menggosok atau mengucek mata menggunakan tangan. Kebiasaan ini memang dapat memberikan rasa lega sesaat, tetapi tahukah Anda bahwa terlalu sering mengucek mata ternyata dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan?

Banyak orang menganggap kebiasaan ini tidak berbahaya karena dilakukan secara spontan. Padahal, apabila dilakukan berulang kali atau dengan tekanan yang cukup kuat, mengucek mata berisiko menyebabkan iritasi hingga meningkatkan peluang terjadinya gangguan pada struktur mata. Meski tidak selalu langsung menyebabkan penurunan penglihatan, dampaknya tidak boleh dianggap sepele.

Lantas, benarkah sering mengucek mata dapat menimbulkan gangguan penglihatan? Berikut penjelasan lengkap kamisehat.

Mengapa Mata Terasa Ingin Dikucek?

Sebelum membahas risikonya, penting untuk memahami mengapa seseorang terdorong mengucek mata.

Beberapa penyebab yang paling umum antara lain:

  • Mata terasa gatal akibat alergi.
  • Mata kering.
  • Debu atau benda asing masuk ke mata.
  • Kelelahan setelah menatap layar terlalu lama.
  • Kurang tidur.
  • Iritasi akibat asap atau polusi.

Saat mata terasa tidak nyaman, menguceknya memang dapat memberikan sensasi lega karena merangsang saraf di sekitar mata. Namun, rasa nyaman tersebut hanya bersifat sementara dan tidak mengatasi penyebab utamanya.

Apa yang Terjadi Saat Mata Dikucek?

Ketika seseorang mengucek mata, tekanan mekanis langsung diberikan pada bola mata, kelopak mata, dan kornea.

Jika dilakukan secara lembut sesekali, tubuh umumnya masih mampu mentoleransinya. Namun, bila dilakukan terlalu sering atau dengan tenaga yang kuat, jaringan mata dapat mengalami tekanan berulang yang berpotensi menimbulkan masalah.

Selain itu, tangan yang digunakan belum tentu bersih. Kuman, bakteri, atau virus yang menempel pada tangan dapat berpindah ke permukaan mata dan meningkatkan risiko infeksi.

Risiko Iritasi pada Permukaan Mata

Salah satu dampak paling sering adalah iritasi.

Gesekan antara tangan dan permukaan mata dapat menyebabkan lapisan pelindung mata mengalami gangguan. Akibatnya, mata justru menjadi:

  • Lebih merah.
  • Semakin gatal.
  • Berair.
  • Terasa perih.

Ironisnya, rasa gatal yang muncul sering membuat seseorang semakin ingin mengucek mata sehingga terbentuk siklus yang sulit dihentikan.

Meningkatkan Risiko Infeksi

Tangan merupakan bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan berbagai benda.

Tanpa disadari, tangan dapat membawa banyak mikroorganisme yang kemudian berpindah ke mata ketika seseorang menguceknya.

Hal ini dapat meningkatkan risiko infeksi seperti:

  • Konjungtivitis (radang selaput mata).
  • Infeksi bakteri.
  • Infeksi virus.

Karena itu, menjaga kebersihan tangan menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan mata.

Dapat Memperburuk Alergi Mata

Pada penderita alergi, mengucek mata justru dapat memperparah keluhan.

Gesekan pada jaringan mata dapat merangsang pelepasan histamin, yaitu zat kimia yang memicu reaksi alergi. Akibatnya, mata menjadi semakin gatal, bengkak, dan merah.

Semakin sering mata digosok, semakin berat pula gejala yang dirasakan.

Apakah Bisa Menyebabkan Gangguan Penglihatan?

Jawabannya adalah bisa, meskipun biasanya terjadi dalam jangka panjang atau pada kondisi tertentu.

Salah satu gangguan yang sering dikaitkan dengan kebiasaan mengucek mata berlebihan adalah keratokonus, yaitu kondisi ketika kornea menjadi semakin tipis dan menonjol ke depan sehingga bentuknya menyerupai kerucut.

Perubahan bentuk kornea tersebut dapat menyebabkan:

  • Penglihatan kabur.
  • Silinder bertambah.
  • Sulit melihat dengan jelas meski sudah memakai kacamata.

Keratokonus memang tidak hanya disebabkan oleh kebiasaan mengucek mata, tetapi tekanan berulang diyakini dapat menjadi salah satu faktor yang memperburuk kondisi pada orang yang memiliki kerentanan.

Pembuluh Darah Kecil Bisa Pecah

Mengucek mata terlalu kuat juga dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah kecil pada bagian putih mata.

Kondisi ini dikenal sebagai perdarahan subkonjungtiva.

Meskipun tampak mengkhawatirkan karena muncul bercak merah terang pada mata, kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan akan membaik sendiri dalam beberapa minggu.

Mata Kering Bisa Semakin Parah

Sebagian orang mengucek mata karena merasa mata kering atau tidak nyaman.

Padahal, kebiasaan ini justru dapat mengganggu lapisan air mata yang berfungsi melindungi permukaan mata. Akibatnya, keluhan mata kering dapat semakin memburuk.

Apabila penyebabnya adalah mata kering, penggunaan tetes mata sesuai anjuran dokter jauh lebih dianjurkan dibandingkan mengucek mata.

Cara Aman Mengatasi Mata Gatal

Daripada langsung mengucek mata, beberapa langkah berikut lebih aman dilakukan.

1. Cuci Tangan Terlebih Dahulu

Jika memang harus menyentuh area sekitar mata, pastikan tangan dalam keadaan bersih.

2. Gunakan Air Mata Buatan

Untuk mata kering, tetes mata pelumas dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman.

3. Kompres Dingin

Pada mata gatal akibat alergi, kompres dingin dapat membantu meredakan pembengkakan dan rasa gatal.

4. Hindari Pemicu Alergi

Jika diketahui penyebabnya adalah debu atau serbuk sari, usahakan mengurangi paparan.

5. Istirahatkan Mata

Terlalu lama menatap layar dapat menyebabkan mata lelah. Terapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit melihat layar, alihkan pandangan ke objek sejauh sekitar 20 kaki (6 meter) selama 20 detik.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera lakukan pemeriksaan apabila:

  • Mata terasa sangat nyeri.
  • Penglihatan menjadi kabur.
  • Mata merah tidak membaik.
  • Keluar cairan kental.
  • Sensitif terhadap cahaya.
  • Mata terasa seperti ada benda asing yang tidak hilang.

Pemeriksaan akan membantu mengetahui penyebab pasti dan memberikan penanganan yang sesuai.

Kesimpulan

Mengucek mata memang terasa nyaman untuk sesaat, tetapi kebiasaan ini tidak selalu aman. Terlalu sering menggosok mata dapat menyebabkan iritasi, memperparah alergi, meningkatkan risiko infeksi, bahkan dalam jangka panjang berpotensi memengaruhi bentuk kornea pada sebagian orang.

Jika mata terasa gatal atau tidak nyaman, sebaiknya cari penyebabnya terlebih dahulu dan gunakan cara yang lebih aman seperti kompres dingin, tetes mata, atau berkonsultasi dengan dokter bila keluhan terus berlanjut. Menjaga kesehatan mata dimulai dari kebiasaan kecil yang sering kali dianggap sepele.

FAQ

1. Apakah mengucek mata sesekali berbahaya?

Tidak selalu. Mengucek mata sesekali umumnya tidak menimbulkan masalah, tetapi sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering atau terlalu kuat.

2. Mengapa mata terasa lebih gatal setelah dikucek?

Karena gesekan dapat merangsang pelepasan histamin yang memperburuk rasa gatal, terutama pada penderita alergi.

3. Apakah mengucek mata bisa menyebabkan infeksi?

Ya. Jika tangan kotor, bakteri atau virus dapat berpindah ke mata dan menyebabkan infeksi.

4. Benarkah mengucek mata dapat menyebabkan gangguan penglihatan?

Pada kondisi tertentu, tekanan berulang akibat mengucek mata dapat memperburuk gangguan kornea seperti keratokonus yang memengaruhi kualitas penglihatan.

5. Apa yang harus dilakukan jika mata terasa gatal?

Gunakan tetes mata sesuai kebutuhan, kompres dingin, hindari pemicu alergi, dan jangan langsung mengucek mata.

6. Kapan harus memeriksakan mata ke dokter?

Jika mata merah disertai nyeri, penglihatan kabur, keluar cairan, atau keluhan tidak membaik dalam beberapa hari.

7. Bagaimana cara mencegah kebiasaan mengucek mata?

Cari penyebab rasa gatal, jaga kebersihan tangan, istirahatkan mata secara berkala, dan gunakan pelumas mata jika diperlukan.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *