Gejala Demam Berdarah Pada Anak Yang Harus Diwaspadai

Penyakit demam berdarah atau DBD adalah salah satu penyakit yang dapat membuat penderitanya mengalami suatu rasa nyeri yang luar biasa, seperti terasa sakit sampai ke tulang. DBD disebabkan karena virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk.

Tubuh anak dan balita menjadi salah satu tubuh yang lebih rentan dari orang dewasa sehingga hal ini membuat penanganan demam berdarah sejak dini. Terkadang gejala demam berdarah pada anak dan balita memang tidak selalu muncul diawal, dan gejala tersebut bisa saja muncul pada hari ke empat sampai beberapa hari seterusnya. Berikut ini beberapa gejala demam berdarah pada anak.

Gejala Demam Berdarah Pada Anak Yang Harus Diwaspadai

1. Tubuh mengalami demam tinggi

Munculnya masalah demam ini bsia saja mencapai 40 derajat celcius. Badan anak juga terkadang menggigil dan disertai panas dingin. Demam juga bisa saja turun seperti tanda – tanda demam akan sembuh. Namun ternyata demam kambuh lagi, hal seperti ini akan terus berlangsung selam sekitar satu minggu. Biasanya orang tua tidak mengenal gejala demam berdarah pada anak yang satu ini, dan menganggap hal tersebut hanyalah demam biasa atau justru masuk angin.

2. Tubuh mendadak sangat lemas dan lesu

Biasanya tubuh akan mendadak sangat lemas dan lesu dan disertai dengan sakit di belakang mata serta nyeri.

3. Muncul bintik – bikik merah dan ruam pada sekujur tubuh anak

Gejala demam berdarah pada anak ini disebabkan karena virus dengue yang menyerang sistem pembekuan darah dalam tubuh. pada fase yang paling parah, terkadang gejala demam berdarah pada anak bisa disertai dengan munculnya masalah mimisan, kemudian muntah darah. Selain itu, bisa juga disertai kulit anak juga mudah mengalami memar.

4. Rasa mual serta berkurangnya nafsu makan

Gejala demam berdarah pada anak biasanya bisa terjadi secara ringan sampai sedang, sedangkan pada orang dewasa gejala demam berdarah tersebut bisa saja terjadi mulai dari tahap sedang sampai berat. Gejala demam berdarah pada anak biasanya terjadi sekitar satu minggu. Jika si anak atau balita sudah pernah terkena sakit demam berdarah, hal ini memiliki kemungkinan besar bahwa tubuh mereka menjadi lebih kebal terhadap virus tertentu.

Pada kasus – kasus tertentu, penyakit demam berdarah bisa saja sampai menimbulkan suatu kematian yang bisa disebut dengan Dengue Shock Syndrome atau DSS. Gejala demam berdarah pada anak yang mengalami DSS ini pada awalnya akan mengalami suatu gejala – gejala sakit demam berdarah seperti yang sudah dibahas sebelumnya. Namun, setelah masalah demam tersebut mereda akan sudah mulai muncul gejala – gejala lainnya yang lebih parah seperti sulit bernapas atau sesak napas, perut menjadi sakit dan terjadi suautu masalah pada sistem pencernaan.

Leave a Reply

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh